Jumat, 16 April 2010

Masa Lalu

Hidup adalah sebuah proses perjalanan yang panjang anak manusia. Kita tidak mengetahui apa yang akan kita hadapi didepan apakah kebahagian yang akan dirasa atau kepahitan yang akan didapat. Pahit atau manis kehidupan tidaklah penting itu hanya masalah rasa, rasa yang datangnya dari hati,dimana hati dapat mengekspresikan, mengimplementasikan dalam suatu tindakan dan setiap orang suatu saat nanti akan merasakan hal yang sama. Tinggallah masalah waktu.
Lalu bagaimana dengan masa lalu?
Masa lalu adalah proses perjalanan yang telah berakhir, telah berlalu dan tidak mungkin akan kembali lagi. Masa lalu adalah sebuah cerita yang telah usai, tertutup dengan lembaran-lembaran yang akan kita tapaki dalam proses perjalanan selanjutnya. Masa lalu hanyalah bagian kecil dari kehidupan manusia. Kisah, cerita, bahagia ataupun kesedihan yang kita rasakan dulu itu hanyalah sebuah potongan terkecil dari hidup kita. Tak akan pernah terulang semua hanya akan menjadi sebuah kenangan. Kenangan yang setiap orang memiliki persepsi yang berbeda dalam mengambil setiap hikmah yang telah terjadi.
Tak jarang, kita temui banyak orang yang disibukkan dengan masa lalu yang buruk, yang memberikan dampak traumatis pada seseorang. Dampak tersebut menimbulkan ketakutan, kegelisahan, ragu-ragu, pesimis bahkan lebih parahnya ketika ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Sungguh, itu bukanlah merupakan sikap yang baik untuk dilakukan dan juga bukan merupakan solusi yang tepat untuk menyelesaikn setiap masalah, hanya orang-orang yang putus asa dan berfikiran sempit saja yang melakukan tindakan tersebut.
Saudaraku, malam ini keluarlah dan pandanglah langit. Lihatlah begitu luasnya langit, yang luas dan tingginya tak terbatas. Ditambah dengan keindahan bulan dan bintang yang berkelip menambah indahnya malam.
Maka lihatlah dunia kawan, pandanglah langit yang luas itu. Itulah karunia yang sering kita lupa untuk kita syukuri. Bersyukurlah karena kita masih hidup saat ini, bersyukurlah karena kita masih dapat menghirup udara malam ini, bersyukurlah akan kesehatan dan kenikmatan yang tiada batasnya kepada kita.
Sama halnya dengan masa lalu, seharusnya masa lalu bisa menjadi cambuk kita untuk menjadi lebih baik, masa lalu menjadi gambaran kita atau acuan kita untuk dalam memulai star yang baru, langkah yang baru. Kalaupun masa lalu kita buruk bahkan sangat buruk jadikanlah ia sebagai pelajaran berharga yang akan menjadi guru kita dalam mewarnai kehidupan kitaselanjutnya. Ambillah setiap hikmah yang terkandung didalammya karena ibarat kata masa lalu adalah mutiara yang tedapat didasar lumpur yang pekat dan hanya orang-orang yang berani saja yang dapat melihat dan mengambil mutiara tersebut. Yakinkan dalam dirimu, bahwa dalam setiap kehidupan pasti ada hikmahnya, dalam setiap langkah ada skenarionya. Dalam setiap jejak yang ditinggalkan pasti ada rencana yang tersembunyi dibaliknya. Temukan dan jadikanlah ia sebagai langkah awal kita untuk memancangkan niat, mengokohkan azzam. Kalaupun hari kemarin adalah hari terbaik kita maka jadikanlah hari ini dan hari esok menjadi hari yang lebih dan lebih baik lagi. Bukankah hari kemarin adalah sejarah, hari ini kenyataan dan hari esok adalah misteri.
Dan hanya orang yang merugi saja yang hari kemarin dan hari ini sama. Dan orang-orang yang celaka saja jika hari ini lebih buruk dari hari kemarin.
Saudaraku, janganlah kita terlena dengan masa lalu yang begitu indah dan janganlah kita bersedih dengan masa lalu kita yang teramat buruk bagi kita.
Bangkitlah sebagai pemenang karena kamu telah berani mengambil keputusan untuk menemukan dan mengambil mutiara tersebut. Jadikanlah ia bekal untuk menjadi pribadi yang luuaar biasa dan bangkit, dan bangkitlah saudaraku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar